ARTICLE AD BOX
loading...
Warga menjadikan jaringan kereta bawah tanah sebagai tempat perlindungan peledak saat serangan Rusia di Kiev, Ukraina. Foto/anadolu
ANKARA - Turki telah mulai membangun tempat perlindungan peledak di seluruh 81 provinsi. Kabar itu diungkap seorang sumber nan mengetahui rencana tersebut kepada Middle East Eye (MEE).
Menurut sumber tersebut, Presiden Recep Tayyip Erdogan menyetujui proyek tersebut dalam rapat kabinet pada bulan Juni.
Saat itu, Iran dan Israel sedang berperang, dengan Israel menyerang Iran dengan serangan udara dan Teheran membalas dengan rudal balistik.
Administrasi Pengembangan Perumahan Turki (TOKI) telah ditugaskan untuk melaksanakan pembangunan tersebut.
Bulan lalu, laporan nan disusun Akademi Intelijen Nasional Turki tentang perang 12 hari Israel dengan Iran merekomendasikan agar pemerintah membangun sistem peringatan awal dan membangun tempat perlindungan nan lengkap.