Ketika Pesawat B-47 As Tak Sengaja Jatuhkan Bom Nuklir 3.500 Kg Di Negaranya Sendiri

Sedang Trending 1 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

loading...

Pesawat pengebom B-47 Stratojet Amerika Serikat. Pesawat jenis ini pernah menjatuhkan peledak nuklir 3.500 kg secara tak sengaja di Mars Bluff, South California, AS. Foto/US Air Force

WASHINGTON - Lebih dari enam dasawarsa silam, Amerika Serikat (AS) nyaris mengalami musibah nuklir oleh bomnya sendiri. Saat itu, pesawat pengebom B-47 Stratojet tak sengaja menjatuhkan bom nuklir Mark 15 seberat 7.600 pon alias sekitar 3.500 kilogram di South Carolina gara-gara pesawat mengalami turbulensi.

Insiden itu tepatnya terjadi pada 11 Maret 1958, di mana pesawat pengebom B-47 Stratojet sedang terbang dari Georgia ke Inggris untuk latihan.

Selama penerbangan, pesawat tersebut mengalami turbulensi, dan pada saat nan sama, seorang awak pesawat sedang memeriksa sistem pelepasan bom. Bom nuklir itu akhirnya terlepas dan jatuh dari pesawat, menurut laporan Super Sabre Society, nan dilansir Jumat (29/8/2025).

Baca Juga: China Tolak Ajakan AS Kurangi Senjata Nuklir, Anggap Tak Masuk Akal

Bom itu jatuh di atas Mars Bluff, South Carolina. Beruntung peledak itu tidak meledak lantaran bagian nuklirnya tidak aktif. Namun, peledak itu tetap berisi bahan peledak biasa, dan bahan peledak biasa itu meledak ketika menyentuh tanah.

Ledakan itu menciptakan kawah besar-sedalam 35 kaki dan lebar 75 kaki. Ledakan itu menghancurkan rumah seorang warga, Walter Gregg, dan melukai istri serta anak-anaknya.

Bom tersebut mempunyai bahan peledak nuklir berkekuatan 30 kiloton, dan jika meledak, kota Florence, nan berjarak lima mil, bakal hancur total.