Anak Sulung Mpok Alpa Siap Lanjutkan Jejak Di Dunia Hiburan

Sedang Trending 2 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

- Bakat seni almarhumah Mpok Alpa tampaknya menurun kepada putri sulungnya, Sherly. Gadis nan sekarang tengah menempuh pendidikan di bangku kuliah ini mengaku mulai tertarik untuk mengikuti jejak sang ibu di bumi hiburan. Namun, dia mengaku tetap mempunyai satu hambatan besar, ialah rasa kurang percaya diri.

Adji Darmaji tak menampik bahwa putrinya sudah ada beberapa tawaran nan masuk kepadanya, baik melalui DM IG maupun dari pihak-pihak lain. Tawaran tersebut mulai dari endorse hingga kemungkinan untuk tampil di televisi. Ia pun membenarkan adanya tawaran tersebut.

"Ada di DM-DM, nge-DM, gitu," kata Adji Darmaji saat ditemui di area Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025).

1. Mau Kalau Ada Tawaran

Nina Mpok Alpa dan Sherly © instagram.com/_mrshrlynaaa

Menanggapi beragam tawaran tersebut, Adji mengaku siap untuk menjalaninya jika memang ada kesempatan nan baik. Ia seolah mau melanjutkan perjuangan sang ibu dan mewujudkan mimpi-mimpi nan mungkin belum sempat tercapai. Ia pun menyatakan kesiapannya.

"Mungkin jika misalkan ada tawaran, dilanjutin aja," ujarnya.

Namun, Adji mengungkapkan bahwa putrinya tersebut mempunyai sifat nan sangat berbeda dari almarhumah Mpok Alpa. Jika Mpok Alpa dikenal sebagai sosok nan ceplas-ceplos dan percaya diri, Sherly justru condong pemalu dan belum terbiasa dengan sorotan kamera.

"Orangnya tetap malu-malu. Belum pede, enggak kayak maminya gitu," ungkap Adji.

2. Jiwa Seni dari Mpok Alpa

Adji percaya bahwa jiwa seni Mpok Alpa pasti ada dalam diri putrinya, hanya saja belum muncul sepenuhnya. Ia merasa Sherly hanya butuh waktu dan kesempatan untuk bisa mengeluarkan talenta terpendamnya. Menurutnya, talenta itu pasti ada.

"Karena kan jiwa seninya belum ini, belum tampil jiwa seninya, kayak gitu. Tetap keturunan tetap ada, kayak gitu. Kalau maminya kan jiwa seninya kan kental," jelasnya.

Adji sendiri mengakui bahwa dia sudah tertarik dengan bumi intermezo sejak lama. Namun, dia tetap butuh waktu untuk membangun keberanian dan kepercayaan diri. Ia berambisi jika kelak agenda kuliahnya tidak terlalu padat, dia bisa mulai mencoba peruntungannya.

"Mungkin jika misalkan kuliahnya enggak, enggak banyak tugas," katanya.

Baca buletin Mpok Alpa lainnya di .