Rumah Eko Patrio Juga Dijarah

Sedang Trending 9 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX
Jakarta -

Video dengan narasi rumah politikus PAN Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dijarah massa beredar di media sosial (medsos). Sejumlah peralatan dibawa massa dari rumah Eko di area Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel).

Kabar tersebut dibenarkan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly. Dia mengatakan situasi sudah kondusif.

"Iya benar. Sudah (kondusif)," kata Kombes Nicolas saat dimintai konfirmasi , Sabtu (30/8/2025).

Peristiwa penjarahan itu terjadi pada petang hari ini. Dalam video beredar, terlihat ada sejumlah orang nan membawa peralatan dari rumah Eko nan berlokasi di Jalan Denpasar Raya, Kuningan Timur, Setiabudi, Jaksel.

Saat ini petugas campuran dari kepolisian dan TNI tetap berada di rumah Eko untuk memastikan situasi tetap kondusif.

"Iya. TNI-AD dan Polri berbareng memastikan situasi kondusif," katanya.

Belum diketahui kronologi kasus penjarahan tersebut. Belum diketahui juga peralatan apa saja nan diambil massa dari rumah Eko Patrio.

Sebelumnya, penjarahan terjadi di rumah politikus NasDem Ahmad Sahroni. Sejumlah peralatan berbobot diambil orang tak bertanggung jawab di rumah Sahroni nan berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut).

Eko Patrio Minta Maaf

Sebelumnya diberitakan, Eko Patrio meminta maaf kepada publik atas perbuatannya berjoget-joget di sidang tahunan MPR hingga membikin masyarakat resah. Ia berjanji bakal memperbaiki diri.

"Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf nan sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan nan timbul akibat perbuatan nan saya lakukan," kata Eko di akun IG @ekopatriosuper, dilihat , Sabtu (30/8).

Eko menyampaikan permohonan maaf didampingi oleh personil DPR Sigit Purnomo Said namalain Pasha Ungu. Ia memastikan mendengar seluruh kekecewaan masyarakat. Ia pun menyadari situasi belakangan nan menyakiti masyarakat.

Eko pun memastikan tidak beriktikad memperkeruh keadaan. Dia juga berjanji bakal lebih berhati-hati dan menjadi personil DPR nan lebih baik lagi.

(jbr/idh)