ARTICLE AD BOX
- Film animasi PANJI TENGKORAK akhirnya resmi diputar perdana lewat gala premiere megah di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Acara nan berjalan meriah ini menjadi puncak perjalanan panjang tiga tahun proses produksi dari Falcon Pictures. Tak hanya dihadiri para pengisi suara, sineas, hingga tamu undangan, gala premiere ini juga menghadirkan penampilan spesial dari dua musisi lintas generasi, Iwan Fals dan Isyana Sarasvati.
Kolaborasi keduanya sukses membikin malam penayangan perdana semakin berkesan. Mereka berduet membawakan lagu Bunga Terakhir, soundtrack resmi PANJI TENGKORAK , nan langsung membikin suasana hening penuh emosi. Iwan Fals kemudian membawakan salah satu lagu hits-nya nan menambah daya gala premiere semakin intens, menghadirkan momen nan jarang ditemui dalam aktivitas serupa.
Film PANJI TENGKORAK diangkat dari komik legendaris karya Hans Jaladara. Ceritanya mengikuti perjalanan Panji, seorang pendekar nan dikutuk hidup kekal dalam penderitaan setelah membalas dendam atas kematian istrinya. Dalam pencariannya terhadap pusaka sakti nan diyakini bisa mematahkan kutukan, Panji terseret bentrok besar antar dua kerajaan nan menentukan jalan hidupnya.
Frederica selaku produser Falcon Pictures menegaskan bahwa movie ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim nan mau mengangkat warisan komik klasik Indonesia.
"Kami berambisi mengangkat warisan komik legendaris Indonesia ke level baru. Kami percaya cerita ini tetap relevan, punya makna dan layak dikenalkan lagi ke generasi baru lewat medium sebuah movie animasi," ungkap Frederica saat Gala Premiere di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, belum lama ini.
1. Rasa Bangga Dari Para Sutradara & Pengisi Suara
Sang sutradara, Daryl Wilson, juga mengungkapkan rasa bangganya atas hasil akhir nan disajikan. "Setiap perincian kami kerjakan dengan sepenuh hati. Dari pencahayaan, animasi, hingga musik nan mengikat cerita. Saya mau penonton merasakan ketegangan, kehilangan, dan angan nan dialami Panji. Malam ini, saya percaya daya itu tersampaikan," tutur Daryl.
Denny Sumargo, pengisi bunyi Panji, tak bisa menyembunyikan rasa harunya saat menyaksikan movie ini berbareng penonton.
"Saya merinding. Panji adalah sosok nan penuh luka, dan saat menonton filmnya, saya ikut tenggelam lagi dalam rasa sakit itu. Gala ini betul-betul membikin saya merasa perjalanan panjang tiga tahun ini terbayar," kata Denny.
Aghniny Haque nan mengisi bunyi Gantari, turut mengaku bangga bisa terlibat. Ia pun mengaku bahwa hadirnya Panji Tengkorak menjadi buah dari perjalan panjang semua orang nan terlibat di dalamnya
"Bisa terlibat di PANJI TENGKORAK adalah kesempatan besar. Panji Tengkorak bukan hanya movie aksi, tapi juga kisah perjalanan jiwa tokoh-tokohnya. Saya merasa tertantang memerankan karakter wanita nan kuat namun tetap punya sisi rentan sebagai manusia," ucap Aghniny.
2. Angkat Pesan Moral
Selain itu, Donny Damara nan berkedudukan sebagai Bramantya menambahkan bahwa movie ini punya kedalaman pesan moral.
"PANJI TENGKORAK adalah movie nan tidak hanya menghibur, tapi juga memberi ruang refleksi tentang sisi gelap manusia. Saya berambisi penonton tidak hanya terpukau dengan segmen aksinya, tapi juga merenungkan pesan moral nan terselip di kembali kisah movie ini," ungkapnya.
Film ini mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 28 Agustus 2025, menghadirkan deretan bintang papan atas seperti Denny Sumargo, Aghniny Haque, Donny Alamsyah, Cok Simbara, Nurra Datau, Revaldo, Donny Damara, Prit Timothy, hingga Tanta Ginting.
Simak juga fakta-fakta lainnya movie PANJI TENGKORAK di