Kazuhiko Torishima Sebut Adegan Pertarungan 'demon Slayer' Kurang Kuat Dibanding 'dragon Ball'

Sedang Trending 3 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

- Kazuhiko Torishima, seorang tokoh krusial dalam bumi manga Jepang, baru-baru ini memberikan kritik tajam terhadap segmen pertarungan dalam seri DEMON SLAYER. Ia menyarankan agar Koyoharu Gotouge, mangaka DEMON SLAYER, mempelajari pendekatan nan digunakan dalam DRAGON BALL.

Torishima menilai bahwa segmen pertarungan di DEMON SLAYER tetap mempunyai banyak ruang untuk perbaikan. Komentarnya ini langsung memicu perdebatan di kalangan fans manga dan anime.

Dalam wawancara tersebut, Torishima menekankan pentingnya belajar dari DRAGON BALL, nan dianggapnya sebagai salah satu standar tertinggi dalam penyajian pertarungan.

Temukan buletin lainnya mengenai Demon Slayer di .

1. Siapa Kazuhiko Torishima?

Kritik tajam Torishima Ungkap kelemahan pertarungan di Demon Slayer (credit:kanzenshuu.com)

Kazuhiko Torishima dikenal luas sebagai sosok krusial di kembali kesuksesan Dragon Ball. Sebagai mantan editor, dia mempunyai reputasi besar dalam membentuk standar manga shonen, khususnya dalam aspek segmen pertarungan.

Ia juga terkenal dengan komentarnya nan blak-blakan. Tidak hanya Demon Slayer, sebelumnya Torishima juga menyinggung kualitas One Piece dan Attack on Titan. Pendapatnya kerap menimbulkan pro-kontra di kalangan organisasi anime.

2. Kritik Torishima pada Adegan Pertarungan Demon Slayer

Kritik tajam Torishima Ungkap kelemahan pertarungan di Demon Slayer (credit:imdb)

Dalam wawancara terbarunya, Torishima menyatakan bahwa segmen pertarungan di DEMON SLAYER tetap lemah. Ia menilai penyunting semestinya mendorong Koyoharu Gotouge, sang mangaka, untuk mempelajari gimana DRAGON BALL menghadirkan pertarungan.

Menurut Torishima, DRAGON BALL punya kualitas legendaris dalam setiap duel. Gerakan, strategi, hingga emosi nan terjalin di tiap pertarungan membikin karya itu menjadi referensi nan susah disaingi.

3. Dragon Ball Sebagai Standar Pertarungan

Kritik tajam Torishima Ungkap kelemahan pertarungan di Demon Slayer (credit:imdb)

Torishima menegaskan bahwa DRAGON BALL bisa menjadi cetak biru untuk seri shonen lain. Pertarungan nan epik, koreografi jelas, serta eskalasi ketegangan membikin pembaca terhanyut hingga akhir.

Ia merasa perihal inilah nan kurang dalam DEMON SLAYER. Adegan pertarungannya dinilai bagus secara visual, tetapi tidak mempunyai kedalaman strategi dan intensitas seperti dalam DRAGON BALL.

4. Pandangannya Soal Popularitas Demon Slayer

Kritik tajam Torishima Ungkap kelemahan pertarungan di Demon Slayer (credit:imdb)

Torishima apalagi menyebut bahwa kesuksesan DEMON SLAYER lebih banyak ditopang oleh penyesuaian animenya. Menurutnya, manga DEMON SLAYER seumpama biji kopi, sementara penyesuaian anime nan "mengolah" hingga menghasilkan sesuatu nan lebih nikmat.

Pernyataan itu memperlihatkan keyakinannya bahwa secara narasi dan pertarungan, manga DEMON SLAYER belum mencapai level nan semestinya bisa dicapai. Hal ini memicu perdebatan panas di media sosial.

5. Respon Penggemar atas Kritik Torishima

Kritik tajam Torishima Ungkap kelemahan pertarungan di Demon Slayer (credit:imdb)

Komentar Torishima segera memecah opini publik. Sebagian fans mengakui bahwa DRAGON BALL memang legendaris, tetapi merasa Demon Slayer punya kekuatan sendiri lewat nuansa emosional di tiap pertarungan.

Di sisi lain, ada nan setuju dengan Torishima. Mereka menilai bahwa meskipun Demon Slayer memikat secara visual, intensitas pertarungan nan jadi karakter unik shonen klasik memang lebih terasa di DRAGON BALL.

6. Q&A Populer Seputar Anime Jepang

Q: Apa kritik Kazuhiko Torishima terhadap Demon Slayer?
A: Kazuhiko Torishima mengkritik segmen pertarungan DEMON SLAYER dan menyarankan agar Koyoharu Gotouge mempelajari DRAGON BALL.

Q: Mengapa Torishima menyebut Demon Slayer sebagai biji kopi mentah?
A: Torishima beranggapan bahwa manga DEMON SLAYER tidak terlalu bagus, sementara anime-nya mengolahnya menjadi sesuatu nan istimewa.

Q: Bagaimana respon fans terhadap kritik Torishima?
A: Kritik Torishima memicu perdebatan, dengan beberapa fans setuju dan nan lain mempertahankan DEMON SLAYER.

Yuk, baca tulisan seputar rekomendasi anime Jepang lainnya di . Kalau bukan sekarang, KapanLagi?