ARTICLE AD BOX
- ARKIPEL Years of Living Dangerously - 12th Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival 2025 bakal dihelat pada 30 Agustus - 14 September 2025. Perhelatan nan berjalan selama sembilan hari bakal mengambil letak di tiga tempat di Jakarta: Bioskop Forum Lenteng, Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia, dan Contemporary Art Gallery - Taman Mini Indonesia Indah. ARKIPEL digagas oleh Forum Lenteng untuk membaca kejadian dunia dalam konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya melalui sinema.
ARKIPEL 2025 mengangkat tema "Years of Living Dangerously" berefleksi dari Pidato Soekarno tahun 1964 berjudul "Tahun Vivere Pericoloso" alias TAVIP. Soekarno melakukan pembacaan atas momentum otak-atik kekuatan imperialis di area Selatan Global nan menuntut mobilitas berbareng dalam kerangka revolusioner nan romantik, lewat rekontekstualisasi Konferensi Bandung sebagai muara pemikiran dekolonisasi dan aktivisme. Walaupun acapkali disudutkan kuasa, gerakan-gerakan masyarakat tersebut terus memperkuat dan menang sesekali, dengan belajar bersama-sama untuk menandingi bahasa para gatekeeper, baik itu praktik filibuster, mengakali algoritma dan sistem, dan menciptakan noise. Tahun ini sebagai 70 Tahun Konferensi Asia-Afrika, menjadi momentum nan tepat untuk memikirkan ulang capaian untuk menyusun kekuatan Global Selatan, khususnya di ranah kebudayaan, sinema secara spesifik.
Dengan kesadaran atas penelitian dan aktivisme sinema nan terjadi di tengah peristiwa ancaman global, ARKIPEL mau menggali wacana sinematik nan memetakan agenda produksi pengetahuan berbareng atas gimana membangun kesadaran hidup ulang-alik antara sistem dan non-sistem sebagai perseorangan alias kolektif,bukan hanya dalam tema-tema nan diangkat dan corak estetika, tetapi juga dalam langkah produksi dan pengedaran nan revolusioner. Tema ini mengundang interpretasi dan metode sinematik seluas-luasnya dalam membedah persoalan genting di irisan nan privat dan publik. Years of Living Dangerously, menjadi pemantik untuk merakit khayalan baru dalam menyiasati zero-sum game dari realitas geopolitik hari ini. Terlepas kita semua hidup di letak nan memberikan ‘cetakan’ untuk bergerak-cincin api, patahan, subtropik- dan sejarah area nan berbeda, gairah untuk hidup menyiasati ancaman menjadi gairah kolektif untuk membangun dunia-dunia baru.
ARKIPEL Years of Living Dangerously - 12th Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival 2025 terdiri atas tujuh program utama. Diantaranya Kompetisi Internasional, Kuratorial Years of Living Dangerously, Candrawala, Pameran Milisifilem Collective, Presentasi Khusus, Penayangan Khusus, dan Forum Festival. Secara keseluruhan bakal ada 80 filem dokumenter dan eksperimental dari 26 negara nan bakal ditayangkan. Semua aktivitas di ARKIPEL cuma-cuma dan terbuka untuk umum.
(kpl/jje)