Pramono Usai Rapat Bareng Mendagri: Kepala Daerah Diminta Tak Ke Luar Negeri

Sedang Trending 7 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan pengarahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) usai mengikuti rapat koordinasi berbareng kepala wilayah se-Indonesia. Pramono mengatakan Mendagri meminta kepala wilayah untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Bapak Mendagri menyampaikan arahan, pertama meminta kepada kepala wilayah sementara ini tidak ke luar negeri dulu. Kalau itu, Jakarta setuju banget," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Selain itu, kata Pramono, Mendagri juga meminta aktivitas intermezo seperti bernyanyi-nyanyi juga dikurangi.

"Kalau di Jakarta kan praktis sebenarnya, paling jika ada aktivitas hanya menari, bukan menyanyi. Tapi apa pun itu, kami apresiasi pengarahan Mendagri," ucapnya.

Pramono mengatakan, jejeran Pemprov DKI juga datang dalam rapat tersebut, mulai dari wakil gubernur, sekda, para asisten pemerintah, wali kota, hingga kepala dinas terkait. Ia memastikan seluruh pengarahan Mendagri bakal ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga menegaskan agar para pejabat DKI hanya memberikan pernyataan sesuai tugas pokok dan kegunaan (tupoksi), bukan perihal lain nan berpotensi membikin publik resah.

"Saya dalam kondisi nan seperti ini memang kebersamaan untuk tidak membikin statement nan membikin publik itu makin tidak merasa nyaman, terutama dengan pejabat-pejabat publik dan Mendagri juga menyampaikan untuk itu segera tidak boleh lagi dilakukan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pramono menekankan konsep Jaga Jakarta memerlukan keterlibatan publik, bukan hanya pemerintah. Ia berencana menggelar rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam waktu dekat, serta membujuk ketua ormas kepemudaan maupun keagamaan untuk menjaga kondusivitas bersama.

"Tetapi untuk menjaga Jakarta tidak cukup hanya Balai Kota, perlu keterlibatan publik. Maka dalam waktu dekat ini, kami bakal mengadakan rapat Forkompimda nan saya minta untuk tidak diwakilkan, semuanya kudu hadir. Kedua, kita bakal berkoordinasi dengan para ketua ormas apakah itu ormas kepemudaan, keagamaan dan sebagainya-sebagainya," ungkapnya.

(bel/whn)