5 Orang Diamankan Warga Saat Kebakaran Gedung Eks Polres Jakpus

Sedang Trending 4 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Sebanyak lima orang diamankan pihak penduduk saat kebakaran gedung eks Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus). Kelimanya pun langsung diserahkan penduduk ke pihak kepolisian.

"Iya betul (5 orang), ada inisialnya. Jadi lima orang itu bukan kita amankan, tapi diamankan masyarakat mengenai masalah itu pembakaran itu. Betul jadi masyarakat nan mengamankan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra kepada wartawan, Minggu (31/8/2025).

Roby menjelaskan saat diamankan, lima orang tersebut langsung diserahkan oleh waga ke Polsek Senen. Kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat dan saat ini kelimanya sudah berada di Polda Metro Jaya.

"Ke Polsek Senen, kemudian diambil Polres dan diantar ke Polda," jelas Roby.

Dia menjelaskan dari kelima orang tersebut, terdiri dari tiga penduduk Jakpus dan dua penduduk di luar Jakpus. Dia memastikan saat ini kelimanya tengah diperiksa pihak Polda Metro Jaya.

"Ada, ada penduduk Jakarta Pusat, penduduk luar juga ada dari luar penduduk Jakarta, ada dua orang jika nggak salah," ungkap Roby.

"Kalau itu (perannya), pendalamannya lewat Polda aja, kita hanya membenarkan pengamanannya aja sama alamat. Nanti diperiksa sama Ditreskrimum Polda Metro," imbuhnya.

Diketahui, kebakaran melanda gedung instansi eks Polres Metro Jakpus di Kramat, Senen, Jakarta Pusat. Kepulan asap putih terlihat tetap membumbung ke atas.

Kebakaran terjadi sejak pukul 14.15 WIB. Pihak Damkar pun langsung meluncur ke letak dan melakukan proses pemadaman.

Saat terbakar, kondisi gedung ini kosong. Pihak damkar menyebut kebakaran diduga bisa disebabkan dari pembuangan puntung rokok.

Gedung eks Mapolres Metro Jakpus ini sendiri sempat mengalami penjarahan ketika demonstrasi terjadi di sejumlah titik di wilayah Jakarta. Penjarahan gedung ini pun sempat viral di media sosial

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) menjelaskan saat terbakar, gedung Gegana Polri dalam keadaan kosong.

"Ya untuk kronologis kebakaran, kita dapat info sejak jam 14.15 WIB, dari sekuriti Bank BRI, nyampe sini tuh api sudah besar. Ternyata begitu ditelusurin, saya nanya-nanya, rupanya memang di sini tidak ada aktivitas apapun, libur. Tapi tau-tau api itu besar, seperti itu," kata perwira piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Mulyandono kepada wartawan di lokasi, Minggu (31/8).

Mulyandono menjelaskan sampai saat ini personel nan dikerahkan sebanyak 60 personel dengan total 12 unit mobil damkar. Untuk dugaan sementara, dia mengatakan kebakaran disebabkan bisa lantaran puntung rokok dari orang iseng.

"Dugaan sementara lantaran ini tidak ada aktivitas apapun, ya mungkin ada nan iseng. Karena ini (gedung) kosong, banyak kerdus dan sebagainya. Mungkin ada nan buang puntung rokok alias nan ini, kita nggak tahu. nan jelas ada penyalaan," jelas Mulyandono.

(rdp/rdp)