ARTICLE AD BOX
- Kecanggihan teknologi diikuti dengan sederet konsekuensi, salah satunya berkembangnya manipulasi wacana. Sederet publik figur terpantau menjadi korban dari manipulasi wacana itu. Mulai dari Sri Mulyani hingga Brad Pitt. Berikut selengkapnya.
Baca buletin lainnya seputar Deep Fake di .
1. Memantik Emosi Publik
Beberapa waktu terakhir, Sri Mulyani ramai jadi sorotan lantaran pernyataannya nan kontroversial. Dalam sebuah video nan beredar, Sri Mulyani tampak mempertanyakan apakah seluruh pembiayaan untuk pekerjaan pendidik kudu ditanggung negara, alias bisa melibatkan peran serta masyarakat.
Gara-gara video tersebut, Sri Mulyani ramai dihujat sampai-sampai dia menutup kolom komentar di Instagramnya. Wacana pun berkembang dan beredar pernyataan-pernyataan Sri Mulyani lainnya nan memantik kemarahan publik.
2. Ternyata Hoaks
© instagram.com/smindrawati
Sri Mulyani pun akhirnya menyebut video tentang dirinya nan singgung soal pekerjaan pendidik adalah hoaks. "Video nan beredar luas hoax, hasil deep fake," ungkapnya dalam akun IG belum lama ini.
"Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa pembimbing sebagai beban negara," imbuhnya lagi.
"Video tersebut adalah hasil deepfake dan potongan tidak utuh dari pidato saya dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus lalu," jelas Sri Mulyani lagi.
3. Apa Itu Deep Fake?
Dikutip dari laman techtarget.com, deep fake adalah teknologi deepfake adalah jenis kepintaran buatan nan digunakan untuk menciptakan gambar, video, dan rekaman audio tiruan nan meyakinkan.
Deepfake seringkali mengubah konten sumber nan sudah ada dengan mengganti satu orang dengan orang lain. Mereka juga dapat menciptakan konten original sepenuhnya di mana seseorang digambarkan melakukan alias mengatakan sesuatu nan sebenarnya tidak pernah dilakukannya alias diucapkannya.
4. Najwa Shihab Korban Promosi Judol
© instagram.com/najwashihab
Terkait deep fake, ada juga Najwa Shihab pernah juga menjadi korban. Dalam video editan itu dia mempromosikan situs gambling online nan diklaim bakal memberikan penghasilan jutaan rupiah.
Rupanya, video tersebut diambil dari unggahan di kanal YouTube Najwa Shihab pada 10 Desember 2017 berjudul Catatan Najwa, Merawat Ingatan. Dalam video asli, Najwa sebetulnya tengah membicarakan soal pelanggaran kewenangan asasi manusia (HAM) nan pernah dilakukan penguasa di Indonesia.
5. Melaney Ricardo dan Produk Pelangsing
© instagram.com/melaney_ricardo
Melaney Ricardo tak luput jadi korban. Ia menjadi korban video editan AI untuk kepentingan promosi produk pelangsing. Dalam video itu dia tampak merekomendasikan produk pelangsing nan digunakannya.
Melaney awalnya tidak tahu menahu soal video itu hingga para rekan sesama artis menghubungi dan menanyakan padanya.
"Jadi itu video podcast. Jadi kayak kita lagi syuting gini tapi mulutnya itu diisi pakai AI. Terus akhirnya Bu Titi (Titi DJ) ngehubungin gue, terus Bang Andre (Taulany). Bang Andre kayaknya mau kemakan, ya. Maksudnya dia pikir itu beneran gue," ungkapnya dikutip kanal YouTube TRANS TV, Sabtu (27/1/2024).
"Terus sudah gitu kerabat gue nan mau nikah juga bilang jika memang ini berhasil, pengen dong konsumsi. Terus gue akhirnya lihat lantaran gue enggak main FB kan. Itu paling banyak di FB (penipuannya)," sambungnya.
Melaney akhirnya mengetahui sungguh banyak orang nan tertipu video tersebut. Ia lantas meminta video itu di-take down.
"Gue bilang sama mereka kudu di takedown. Terus gue bikin penjelasan juga di TikTok dan itu viewers-nya cukup tinggi, artinya bukan hanya viewers-nya, tapi agar orang tahu bahwa itu bukan gue," pungkasnya.
6. Brad Pitt dan Seorang Wanita nan Tertipu
© TPG Images
Selanjutnya, tetap dalam ranah deep fake, ada seorang wanita Prancis berjulukan Anne, berumur 53 tahun, mengalami penipuan online nan mengakibatkan kerugian sekitar €830.000 (sekitar Rp 13,8 miliar) setelah terjebak dalam hubungan tiruan dengan seseorang nan berpura-pura menjadi tokoh terkenal Brad Pitt.
Ia menerima pesan dari seseorang nan mengaku sebagai ibu Brad Pitt, Jane Etta Pitt, nan mengatakan bahwa putranya memerlukan wanita seperti dia. Setelah itu, Anne mulai berkomunikasi dengan sosok nan mengaku sebagai Brad Pitt melalui beragam platform, termasuk WhatsApp.
Penipu tersebut menggunakan teknologi kepintaran buatan (AI) untuk mengedit foto-foto Brad Pitt dan mengirimkan gambar-gambar tiruan nan tampak meyakinkan. Penipu tersebut apalagi membikin foto-fotonya seolah mengambil foto itu unik untuk Anne.
Anne awalnya ragu tetapi akhirnya luluh dengan pesan-pesan romantis dan puisi nan dikirimkan oleh penipu tersebut. Ia percaya bahwa Brad Pitt sedang mengalami masalah kesehatan dan memerlukan duit untuk biaya pengobatan ginjalnya lantaran rekening banknya dibekukan akibat proses perceraian dengan Angelina Jolie.
Anne pun secara rutin mentransfer sejumlah besar duit ke penipu melalui rekening di Turki, dengan total sekitar $850.000. Gara-gara ditipu, sekarang Anne tidak mempunyai tempat tinggal dan tinggal berbareng seorang temannya. Dia tetap mempunyai sekitar $41.000 dalam tabungan.