Mui Ajak Warga Hentikan Demo Yang Anarkis Dan Timbulkan Kerusakan

Sedang Trending 7 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) membujuk masyarakat untuk menghentikan tindakan demo nan berkarakter pemberontak hingga menimbulkan kerusakan dan kerusuhan bagi publik. MUI mengimbau kepada para pendemo untuk segera pulang ke rumah masing-masing.

"Demo adalah kewenangan penduduk negara, tetapi ketika sudah menimbulkan kerusakan, keresahan, dan kesulitan bagi publik, saya kira itu kudu dihentikan, oleh lantaran itu, kita juga mengimbau agar para pendemo pulang ke rumah masing-masing dan tidak menimbulkan kesulitan bagi masyarakat lain," kata Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Dewan Pimpinan MUI Masduki Baidlowi seperti dikutip dari Antara, Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, demo nan menimbulkan kerusuhan juga bakal berpengaruh pada aktivitas sehari-hari masyarakat, utamanya bagi masyarakat menengah ke bawah nan tetap kudu mencari nafkah.

"Dan itu saya kira krusial kan bagi masyarakat (mencari nafkah), terutama masyarakat di bawah, sehingga dengan demikian demo tolong dihentikan, jangan sampai menimbulkan kekacauan dan kerusakan-kerusakan, itu imbauan dari MUI," ucapnya.

Selain itu, Masduki meminta kepada abdi negara kepolisian untuk mengedepankan langkah persuasif. Dia mengimbau semua pihak untuk menjaga ketenangan.

"Kepada para aparat, lakukan langkah-langkah pengamanannya itu nan persuasif. Saya kira abdi negara juga sudah melakukan langkah-langkah itu. Oleh lantaran itu, tolong rasa kesabaran ditingkatkan, dan emosinya itu kudu ditahan," kata Masduki.

Ia menjelaskan, andaikan terjadi berantem antara pendemo dan aparat, maka nan kesulitan justru masyarakat.

"Bangsa kita secara keseluruhan itu bakal dirugikan oleh peristiwa-peristiwa nan seperti itu, sebagaimana peristiwa kemarin, semuanya sudah kita saksikan, kita menyesalkan semuanya, sudah ada korban, oleh lantaran itu, jangan sampai menimbulkan korban berikutnya," ujar dia.

(knv/knv)