Menkes Lapor Proyek Besar Ke Kpk, Minta Diberitahu Kalau Ada Penyimpangan

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan sejumlah proyek di Kemenkes dengan anggaran nan besar. Dirinya meminta KPK ikut mengawasi dan diberitahu jika ada penyimpangan dalam proyek tersebut.

"Dalam prinsip keterbukaan, kita lapor dulu ke KPK. Ini adalah proyek-proyek besarnya, kita minta didampingi, diawasi, dan dikasih tahu jika ada di luar berita-berita mengenai penyimpangan, sehingga kita bisa perbaiki termasuk masukan dari KPK," kata Budi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/3/2025).

Budi menjelaskan, proyek besar dimaksudkannya ialah cek kesehatan gratis, percepatan penuntasan TBC, hingga pembangunan rumah sakit. Dirinya mengatakan program tersebut menyantap biaya puluhan triliunan rupiah.

"Yang pertama adalah untuk program quick win-nya Bapak Presiden. Itu ada tiga kan, cek kesehatan gratis, percepatan TBC, sama pembangunan rumah sakit," sebutnya.

Selain itu, ada juga program lain seperti pinjaman Bank Dunia alias World Bank untuk sektor kesehatan di Indonesia. Program ini juga berbobot puluhan triliun rupiah.

"Kita ada juga program pinjaman dari Bank Dunia untuk melengkapi seluruh prasarana kesehatan, 10.000 puskesmas, 514 laboratorium kesehatan masyarakat di kabupaten, kota, dan provinsi, juga 514 RSUD seluruh kabupaten, kota kita bakal upgrade perangkat kesehatannya," ucapnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, Cahya Hardianto Harefa, mengatakan pihaknya bakal mengawal program-program nan telah dilaporkan ke Menkes tersebut. Pihaknya juga bakal melakukan kajian berbareng dengan pihak Kemenkes.

"Kami dari KPK tadi juga menyampaikan apa nan disampaikan Pak Menteri, kami bakal kawal terus 3 program nan berangkaian dengan Asta Cita, kami bakal bersama-sama bersinergi dengan Kementerian Kesehatan," kata Cahya.

(ial/dnu)

Loading...

Hoegeng Awards 2025

Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu