ARTICLE AD BOX
Jakarta -
Affan Kurniawan, pengemudi ojek online, tewas usai dilindas oleh kendaraan taktis Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat. Sang ibunda, Erlina, mengatakan Affan terkadang membiayai keperluan sekolah adiknya.
"Kalau saya lagi nggak ada, dia nan bayarin adiknya sekolah, keperluan apa, baju, sepatu," kata Erlina kepada wartawan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).
Erlina mengatakan Affan juga kemauan membangun rumah di kampung halaman. Sebab, di Jakarta, dia berbareng family tinggal di kos.
"Dia mau membelikan tanah buat di kampung, buat kelak pulang, terus membangun rumah, lantaran kami di sini kos," tutur dia.
Affan disebut sosok nan tidak banyak bicara. Erlina menyebut anaknya juga giat bekerja.
"Anaknya nggak tahu ngobrol, hanya seperlunya, pulang narik (ojek), ke kamar, mandi, berangkat lagi, pulang malam, tidur, pagi udah berangkat lagi," tutur dia.
Sementara itu, ayah Affan, Zulkifli, mengatakan anaknya tidak pernah terlibat aktivitas negatif. Menurutnya, Affan tidak suka keluyuran.
"Langsung pulang ke rumah masuk ke dalam kamar, nggak pernah ikut-ikutan, nongkrong pun juga nggak. Bolehlah tanya warga, ketemuan aja saling sapa," kata Zulkifli.
(lir/knv)