Jadi Tempat Curhat, Nunung Ungkap Mpok Alpa Selalu Beri Kabar Lewat Pesan Singkat

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

- Di tengah perjuangannya melawan kanker payudara, almarhumah Mpok Alpa memilih untuk tidak banyak berbagi cerita kepada publik. Namun, dia menemukan sosok sahabat nan dapat dipercaya dalam diri Nunung, nan selalu siap memberikan support dan mendengarkan keluh kesahnya.

Nunung menegaskan bahwa dia memegang teguh kepercayaan nan diberikan Mpok Alpa untuk menjaga privasinya. Meski begitu, almarhumah secara rutin menghubunginya melalui pesan singkat untuk berbagi perkembangan kondisinya.

"Biarkan lingkungan-lingkungan terdekat aja nan tahu. Ya sudah saya juga nggak cerita ke mana-mana. Tapi beliau WA saya, curhatan sama saya," kata Nunung saat ditemui di area Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025).

1. Selalu Memberikan dukungan

credit: instagram.com/nunung63.official

Sebagai penyintas, Nunung selalu memberikan nasihat dan penguatan kepada Mpok Alpa agar tidak pernah putus asa. Ia menekankan pentingnya menerima penyakit sebagai takdir Tuhan dan konsentrasi sepenuhnya pada penanganan medis nan dianjurkan dokter.

"Ya saya selalu bilang sama dia bahwa semangat, jangan putus asa. Kita terima apapun penyakit nan Allah berikan kepada kita, kita kudu terima, kita nggak bisa tolak. Tapi kalo namanya cancer kita terima," ujarnya.

Wanita berumur 62 tahun ini percaya bahwa untuk penyakit seperti kanker payudara, jalur medis adalah satu-satunya solusi nan paling efektif. Ia lega lantaran Mpok Alpa telah menempuh jalan nan tepat dengan menjalani kemoterapi, meskipun belum sempat menjalani operasi.

"Kita terima ya udah kita terima, apa sih nan kudu kita jalanin, ya udah dokter, medis. Cancer itu obatnya hanya medis gitu, nggak bisa dikasih apa-apa, medis gitu. Dan Mpok Alpa udah jalanin kemo walaupun belum operasi ya," jelasnya.

2. Mengingatkan Nunung Pada Kondisinya Dulu

Prosedur ini mengingatkan Nunung pada pengalamannya sendiri, di mana dia juga kudu menjalani kemoterapi lebih dulu sebelum operasi. Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil lantaran letak kankernya nan berisiko, sehingga kemoterapi bermaksud untuk mengecilkan sel kanker terlebih dahulu.

"Waktu saya kena cancer juga saya kemo dulu belum operasi lantaran memang tempat cancer saya tempat nan riskan banget. Jadi kalo mau diambil itu semua kudu diangkat. Dokter mempertahankan untuk tidak diangkat payudaranya, ditembak dulu dengan kemo," pungkas Nunung.