Dirut Jasa Raharja Dukung Operasi Ketupat 2025, Kampanyekan Mudik Berkeselamatan

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Dirut PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, mengatakan pihaknya mendukung penuh Operasi Ketupat 2025 bersinergi dengan Korlantas Polri. Rivan dalam beragam kesempatan peninjauan berbareng Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho terus mengkampanyekan mudik berkeselamatan.

Rivan mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir ada tren penurunan nomor kecelakaan di periode mudik Lebaran. Dia berambisi tren positif ini bisa terus meningkat. Dia mengapresiasi Irjen Agus nan mempersiapkan Operasi Ketupat 2025 lebih awal, sehingga banyak perihal nan bisa dibenahi.

"Adanya fatalitas nan turun. Ini lantaran interoperabilitas alias ekosistem pelayanan nan sudah terjalin sangat baik," kata Rivan dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (6/3/2025).

Rivan mengatakan Jasa Raharja juga telah menguatkan koordinasi dengan jejeran kepolisian dalam menghadapi arus mudik dan arus kembali Lebaran 2025. Dia mengatakan data-data dari Jasa Raharja telah terintegrasi dengan milik kepolisian.

Menurut Rivan, Jasa Raharja siap mendukung Operasi Ketupat 2025 nan bakal digelar oleh Korlantas Polri. Dia sendiri ikut mendampingi Irjen Agus meninjau kesiapan arus mudik dan arus kembali di sejumlah wilayah mulai dari Jakarta, Jawa Timur hingga Jawa Barat.

"Kami juga melakukan persiapan berupa tindakan preventif dan preemtif. Terutama saat Lebaran nanti, semua insan Jasa Raharja bekerja dari seluruh 29 instansi wilayah maupun 63 cabang, dengan seluruh mitra bakal stand by dan bakal memastikan pelayanan melangkah dengan sangat baik," jelas Rivan.

Dirut Jasa Raharja Rivan A Purwantono berbareng Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho (dok.Korlantas Polri)Dirut Jasa Raharja Rivan A Purwantono dalam aktivitas obrolan berbareng Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho (dok.Korlantas Polri)

Dia menambahkan, pihaknya juga bakal menyiapkan posko di 22 titik rawan untuk mengkampanyekan mudik kondusif dan berkeselamatan serta memberikan pelayanan bagi pemudik.

"Kesiapan personel dilakukan di seluruh Indonesia, dengan konsentrasi kami di pulau Jawa lantaran Pulau Jawa sangat padat. Kami bakal membuka posko di 22 titik rawan untuk memberi pelayanan bagi pemudik, khususnya bagi pemudik nan menggunakan sepeda motor," sambungnya.

Petakan Jam Rawan Terjadi Kecelakaan

Jasa Raharja juga telah memetakan potensi terjadinya kecelakaan selama arus mudik Lebaran. Data Jasa Raharja menunjukkan nomor kecelakaan paling banyak terjadi di rentang pukul 15.00 hingga 17.59 WIB.

"Waktunya kecelakaan itu justru nan menarik di jam 15 sampai 17.59 itu di titik-titik capek alias mengejar agar sampai petang sampai," katanya.

Rivan mengatakan jumlah kecelakaan di musim mudik Lebaran pernah mencapai nomor 30 ribu pada 10 tahun lalu. Dia menyebut meski ada penurunan saat ini, namun nomor kecelakaan selama mudik Lebaran di Indonesia tetap tergolong ekstrem saat dibandingkan dengan negara lain.

"Ini sebetulnya jika kita lihat jumlahnya menarik, tapi jika dibandingkan negara-negara lain ekstrem," ujar Rivan.

Jasa Raharja berbareng Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho juga telah menggelar obrolan berbareng sejumlah master transportasi pada Selasa (4/3). Rivan mengatakan obrolan itu menjadi salah satu langkah dalam menyiapkan mudik Lebaran nan kondusif dan nyaman bagi masyarakat.

"Tentunya diharapkan masukan ini bisa memberikan kepastian kepada masyarakat. Apa nan menjadi krusial adalah keselamatan baik dari sistem, masukan tentang jalan nan berkeselamatan, kendaraan nan berkeselamatan dan mengedukasi pengemudi untuk menjaga keselamatan," pungkas Rivan.

(ygs/hri)

Loading...

Hoegeng Awards 2025

Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu